
Opini : Indonesia merupakan Negara yang kaya suku bangsa dan agama , dan juga budaya budaya yang sangat kayanya. Hal ini menjadikan Indonesia begitu indah dengan aneka keberagaman yang dimilikinya. Tak jarang keberagaman ini menjadi salah satu nilai ciri Khas yang dimiliki Indonesia. Sebagai orang Indonesia yang lahir , besar , bersekolah dan mencari kehidupan di negeri Indonesia yang kita cintai ini tentu cinta nya terhadap Indonesia sangatlah dalam.
Sebagai seorang anak muda yang tinggal di era perubahan dan perkembangan pesat baik secara teknis maupun yang berkala, mahasiswa diharuskan untuk dapat menjadi kritis dan peka terhadap semua bentuk masalah dan polemik yang sering menemani perjalanan mereka sebagai mahasiswa. Berbicara tentang masalah mahasiswa berarti kita berbicara tentang perubahan dan kemajuan yang ada di Indonesia mengingat ingatan pada tahun 1928 ketika kaum muda menantang satu suara dari perubahan yang kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemuda, kemudian pada tahun 1945 ketika kaum muda memaksa dan mendesak orde baru untuk dapat dengan cepat mengiritasi kemerdekaan meskipun situasinya didesak dan ada kemerdekaan hari itu pada 17 Agustus 1945. Itu tidak melupakan periode 1998 yang memiliki banyak kisah pendudukan mahasiswa di gedung Parlemen yang Membuat bangsa Indonesia keluar dari zona Orde Baru sebagai awal dari langkah-langkah baru di negara ini.
Begitu banyak pengalaman yang telah ditulis dalam sejarah oleh para remaja putra khusus untuk mahasiswa. Mahasiswa telah menjadi saksi hidup untuk berubah demi perubahan di Indonesia. Aktivis kampus dilahirkan melalui gerakan mahasiswa. Nama harum dari mahasiswa di antara orang-orang yang pasti membuat mahasiswa tersentak dan hanya berhenti, nama-nama harum yang dapat mereka perjuangkan untuk mengorbankan jiwa dan tubuh mereka untuk mempertahankan hak-hak rakyat dan memperjuangkan ketidakadilan terhadap rakyat. Mahasiswa tampaknya telah menjadi pahlawan terpisah bagi orang-orang ketika tidak ada perwakilan orang yang membela minat mereka. Mahasiswa analog dengan ujung tombak perjuangan rakyat yang ditindas oleh otoritas pemerintah berkuasa dan tidak lagi berpihak pada orang-orang. Perjuangan tak kenal lelah ini membuat salam untuk hidupnya, orang-orang Indonesia selalu memisahkan berteriak yang mendorong dengan kehidupan mereka dari gerakan mahasiswa Indonesia.
Atas dasar persentase ketidakpuasan publik dengan tindakan kebijakan pemerintah, mahasiswa dengan semua intelektualnya diberhentikan dan memainkan peran mereka sebagai agen perubahan atau bagian dari pembawa perubahan dalam relai. Agen perubahan yang dimainkan oleh mahasiswa tampaknya digunakan sebagai tanggung jawab besar yang harus ditanggung bersama pada bahu mahasiswa.
Tanggung jawab yang dibasahi pada mahasiswa harus diduga sebagai tanda bahwa mahasiswa selalu dapat dipercaya sebagai konektor lidah komunitas, sebagai pengganti ketika orang-orang tidak dapat menyuarakan keluhan mereka kepada pemerintah. Jenis kepercayaan ini harus dapat dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat berjalan dengan sempurna oleh mahasiswa melalui tingkat dan pengalaman ilmiah.
Hadiah yang begitu indah ketika kepercayaan diterima oleh mahasiswa, mahasiswa mungkin tidak membuangnya. Keterbatasan yang tembus cahaya dan mencapai prestasi bergengsi dengan menegakkan kejujuran Akad. Adab harus selalu dipertahankan oleh mahasiswa, karena bagaimanapun juga, ada posisi yang lebih tinggi daripada sains. Orang yang beradab pasti akan tahu bagaimana cara menggunakan ilmiah mereka dengan benar, orang-orang beradab akan selalu menginventarisir diri mereka sebagai contoh yang baik bagi siapa pun. Sikap dan sifat ini harus menempel pada mahasiswa.
Agama mengambil peranan penting dalam keberadaan suatu masyarakat atau komunitas. Karena suatu agama atau kepercayaan akan tetap langgeng jika terus diamalkan oleh masyarakat secara kontinu.
Masyarakat adalah golongan besar atau kecil terdiri dari beberapa manusia, yang dengan atau karena sendirinya bertalian secara golongan dan pengaruh mempengaruhi satu sama lain. Dalam hal ini, melihat kepada kondisi masyarakat maka agama dapat dibedakan dalam dua tipe, yaitu : agama yang hidup dalam masyarakat sakral dan agama yang hidup dalam masyarakat sekuler. Sumbangan atau fungsi
agama dalam masyarakat adalah sumbangan untuk mempertahankan nilai-nilai dalam masyarakat. Sebagai usaha-usaha aktif yang berjalan terus menerus, maka dengan adanya agama maka stabilitas suatu masyarakat akan tetap terjaga.
Sehingga agama atau kepercayaan mengambil peranan yang penting dan menempati fungsi – fungsi yang ada dalam suatu masyarakat. Moderasi beragama (Islam) sikap yang berada di tengah (moderat) dalam mengekspresikan pemahamannya agamanya, baik agama dalam dimensi spiritual, sosial, budaya maupun politik sehingga bersikap toleran terhadap ekspresi keberagamaan yang berbeda dengan dirinya.
Dalam beragama ada lima dimensi agama dalam diri manusia, yakni dimensi keyakinan (ideologis), dimensi peribadatan dan praktek keagamaan (ritualistic), dimensi penghayatan (eksperensial), dimensi pengamalan (konsekuensial) dan dimensi pengetahuan agama (intelektual) Radikalisme merupakan akar dari terorisme. Radikalisme dan terorisme dinilai sebagai ancama nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Peran pelajar dan mahasiswa dinilai sangat penting dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme.
Selain itu, mahasiswa juga merupakan agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa. Maka, penting bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman dan wawasan yang lebih tentang ilmu agama. Supaya mahasiswa juga bisa membantu mewujudkan kerukunan umat beragama
Dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme, mahasiswa penting dilibatkan. Sebab, mahasiswa juga bisa menangkal gejala radikalisme dan terorisme dengan intelektual yang dimiliki Paham radikal sendiri, radikalisme menyerang orang yang mempunyai paham agama yang rendah .
Maka, mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa harus memiliki pemahaman yang lebih. Tujuannya agar mahasiswa tidak mudah disusupi pemahaman yang menyimpang itu karena peran mahasiswa sangatlah penting untuk membrantas paham radikalisme yang ada di NKRI ini.
