HMI 4.0

oleh : Muhammad Ihsan

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini merupakan sebuah peradaban baru yang dicapai oleh umat manusia. Dinamisasi era kini menuntut konektivitas dalam segala hal (Internet of Thing). Istilah ini kemudian dikenal dengan Revolusi Industri 4.0.

Di masa yang serba modern ini kita selaku kader HMI dituntut untuk bisa beradaptasi dengan teknologi. Hal ini juga dimuat dalam AD HMI pasal 5 (usaha) pada poin 4 yaitu “mempelopori perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemaslahatan masa depan umat manusia“, ini selaras dengan salah satu ciri kader HMI yakni Insan Pencipta.

Kader HMI haruslah kreatif dan inovatif. Kader HMI dituntut untuk mampu mengembangkan ataupun menciptakan sesuatu yang memiliki dampak bagi masyarakat. Sudah barang tentu kader HMI dengan segala potensial yang ada pada dirinya harus bisa menciptakan sesuatu yang memiliki daya guna dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut penulis, hal sederhana yang bisa dilakukan oleh kader hmi saat ini adalah berusaha mencerdaskan masyarakat. Dengan segala kemudahan dan akses digital kita bisa menyebar kajian-kajian keislaman, kemahasiswaan, kebangsaan, dan hal-hal menarik positif lainnya.

Banyak sekali wadah yang ditawari saat ini seperti blog, youtube, instagram, facebook, tiktok dan lain sebagainya.

Karena permasalahan hari ini adalah banyaknya kita temui berita-berita hoax dan konten-konten pembodohan beredar sejalan dengan penyebaran informasi yang kian cepat.

Maka dari itu, sudah menjadi tugas HMI untuk bisa menjawab tantangan hal yang demikian. Mengingat HMI adalah laboratorium intelektual dengan berbagai disiplin keilmuan yang dimiliki oleh kelompok intelegensia-nya lebih bisa untuk memberantas kasus tersebut.

Mengutip tulisan Prof. Dr. H. Agussalim Sitompul dalam bukunya 44 indikator kemunduran HMI, beliau mengatakan “semua permasalahan menuntut konstribusi HMI dalam menghadapi perubahan dan pergantian zaman sehingga mampu menyongsong masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu HMI sudah siap, serta memiliki kemampuannya dengan beragam ilmu pengetahuan dan teknologi. Sesuai dengan predikat yang disandangnya HMI harus mampu menampilkan sikap dan perilaku yang positif, kreatif dan konstruktif, sesuai dengan ciri khas kemahasiswaannya, keislaman dan keindonesiaan, yang senantiasa melibat dan tertatanan kuat pada dirinya”.

Sudah barang tentu kader HMI  bisa menjawab tantangan zaman hari ini. Lain dari gagasan yang telah penulis paparkan, tentu masih banyak ide kreatif dan tantangan yang mesti dijawab oleh kader HMI. Penulis sangat yakin dan percaya HMI tidak kekurangan kader hebat didalamnya, namun pertanyaannya; sudah sejauh mana kita berbuat? apa saja yang sudah kita berikan pada HMI?

Dengan menanamkan mindset demikian mudah-mudahan kita sebagai pelanjut mission sacre semakin terpacu dan terstimulus untuk berkreasi dan berinovasi untuk bisa merealisir cita-cita umat dan bangsa yakni terciptanya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

Diterbitkan oleh hmikomtar_bkt

Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai